Archive for the ‘Tips Sehat’ Category
Tuesday, September 9th, 2008 |
Jawa Pos, Senin, 01 September 2008
Sebisa-bisanya Hindari Trauma
BAHASAN mengenai kanker, banyak yang terpancang pada ”penyakit” atau faktor risiko saja. Persoalan mengenai bagaimana kanker muncul bisa jadi belum banyak yang mengerti. Dokter Ananto Sidohutomo MARS, pimpinan Pusat Deteksi Dini Kanker Prof Roem Soedoko, mengatakan bahwa kanker berhubungan erat dengan sel.
Di dalam tubuh manusia, jelas dia, terdapat miliaran sel. Pada kasus kanker, sel tubuh babak belur. Sel banyak mendapat trauma (multi hit trauma) dari segala arah. Trauma itu bisa berasal dari serangan bakteri, jamur, atau parasit yang masuk dan menginfeksi ke dalam tubuh. Bisa juga berupa trauma (benturan) dalam arti yang sesungguhnya. Misalnya, payudara yang kerap tebentur benda keras. ”Termasuk pemanfaatan hormon. Ini juga bisa menjadi trauma pada sel,” ujar Ananto.
Kondisi sel yang tidak sehat berimbas pada bagian-bagian di dalamnya. Mulai dinding sel, nukleus (inti sel), nukleolus (inti anak sel), sitoplasma, hingga susunan organel-organel sel berubah. Perubahan tersebut berpengaruh pada DNA yang terdapat di inti anak sel.
Padahal, sel sehat mempunyai rangkaian DNA bersifat proto-onkogen. Karena perubahan struktur sel, sifat rangkaian DNA berubah menjadi onkogen. Mutasi itu membuat DNA ”memerintah” sel membelah diri lebih cepat. Kecepatannya bisa 10-20 kali dari sel normal. Pembelahan tidak terkendali itulah yang disebut kanker. ”Pembelahan ini tidak bisa dihentikan. Kecuali jika sel superaktif itu diambil dari dalam tubuh,” imbuh Ananto.
Persoalan kanker sering rancu dengan tumor. Menurut Ananto, tumor bisa diartikan sebagai benjolan tidak normal yang bercokol pada organ tubuh. Disebut tidak normal karena tubuh kita banyak memiliki ”benjolan” alami. ”Hidung misalnya. Itu benjolan kan? Tapi, tidak disebut tumor,” katanya.
Lain halnya ketika kepala seseorang terbentur hingga muncul benjolan. Kondisi tersebut masuk kategori tumor. ”Digolongkan sebagai tumor jinak karena tidak berbahaya,” lanjutnya.
Sedangkan pada kanker, sel yang terbelah cepat tadi mengumpul, lantas membentuk sebuah jaringan. ”Bedanya, benjolan pada kanker bersifat ganas,” jelasnya.
Nah, bagaimana kiat supaya tak terkena kanker? ”Jaga sel supaya tetap sehat,” saran Ananto. Caranya, minimalisasi paparan dengan jamur, parasit, atau bakteri supaya tidak masuk ke tubuh. Hindari pula penggunaan hormon. ”Sebaik-baiknya hormon adalah hormon yang diproduksi alami oleh tubuh,” tuturnya. (ign/nda)—–
INGIN SEL ANDA SELALU SEHAT?
Disini solusinya, terapi dengan Jus yang telah memiliki 27 paten dunia yang mampu merevitalisai/meregenerasi sel dan membantu penyembuhan berbagai macam penyakit kronis. Mau ORDERÂ Â silahkan kontak
Tlp/sms saya: 08886144805, email: thidayanto {at} gmail {dot} com
atau klik DISINI
http://nonismart.co.cc
Posted in Tips Sehat | No Comments »
Tuesday, September 9th, 2008 |
Jawa Pos, Jum’at, 22 Agustus 2008
Jus Mengkudu Atasi Tumor Nasofaring Sebuah tumor bercokol di area nasofaring (perbatasan antara hidung tenggorok) Madiun Sukaji. Tumor tersebut muncul sejak Madiun muda. ”Mungkin sekitar 1970-an. Saya lupa tepatnya,” kenangnya. Menurut dokter, tumor itu tergolong jinak. Meski begitu, gejala yang ditimbulkan, bila kambuh, cukup mengganggu. Area nasofaring Madiun membengkak, suara menjadi serak, dan hidung berlendir. Akibatnya, Madiun sulit bernapas dan berbicara. Madiun tidak tahu pasti mengapa dokter tidak membedah tumornya tersebut. Mantan direktur PTP Nusantara I Aceh itu hanya disarankan melakukan radiasi. “Istilahnya dibakar. Setiap kali kambuh, tumor dibakar supaya gejalanya berhenti,” jelasnya. Selain radiasi, Madiun dibantu obat-obatan antibiotik jenis terbagus. Namun, langkah itu hanya mengatasi gangguan untuk sementara. Setelah beberapa waktu, gangguan tumor akan muncul lagi dan menimbulkan gejala yang sama. Madiun pernah menemukan cara lain untuk mengenyahkan gejala tumor itu. Yaitu, mengonsumsi jus apel. Usaha tersebut tergolong ampuh. Setidaknya, dia jadi tak perlu sering-sering melakukan radiasi. Sebab, tumornya itu jarang kambuh. Kalaupun sedang kumat, keluhan yang dirasakan bisa cepat mereda. “Saya minum sehari dua kali. Begitu lupa, sehari saja hidung langsung kambuh,” katanya. Suatu saat, oleh seorang teman, Madiun disarankan mencoba minum jus mengkudu kemasan. Merasakan manfaat yang lebih besar, dia lantas beralih hingga sekarang. “Gejala tumor terus mereda. Bahkan, rasanya sudah tak sebesar dulu. Ditelateni saja minumnya. Penyembuhan kan tidak bisa instan,” katanya. Meski memiliki tumor, secara keseluruhan kesehatan Madiun tergolong prima di usianya kini. Rahasianya hanya satu. Rutin olahraga. Setiap pagi, dia memulai hari dengan berjalan pagi selama satu jam. Rutenya sekitar rumah saja. “Kadang di sela aktivitas jalan pagi, saya bertemu dengan teman-teman Prateng,” ujarnya. Prateng merupakan Perkumpulan Jalan Sehat Prapen Tenggilis. Setelah jalan pagi, Madiun melanjutkan dengan senam dan yoga di rumah. Untuk senam, Madiun melakukan gerakan ringan-ringan saja. Tidak terlalu ritmik namun bisa menggerakkan seluruh sendi tubuh. Begitu pun dengan yoga, Madiun melakukan gerakan yang memungkinkan untuk tubuhnya. Madiun berlatih yoga secara otodidak dari buku Yoga for Stress. “Setelah beryoga, tubuh terasa lebih segar. Maka, setiap hari saya berusaha tak meninggalkan yoga,” tuturnya. (ign/ayi)
—Bagi yang membutuhkan Jus Mengkudu ini bisa kontak saya
Taufik :Â 08886144805Â atau email:Â thidayanto {at} gmail {dot} com
atau kunjungi dulu di http://nonismart.co.cc
Posted in Tips Sehat | No Comments »
Tuesday, July 1st, 2008 |
Banyak kekhawatiran yang sering muncul ketika usia mulai memasuki kepala lima. Takut sakit-sakitan, takut melihat kerut-kerut yang mulai muncul, sampai takut tak bisa menikmati hidup. Menurut Debra Maria Rumpesak, pakar aura and cakra healing, perasaan seperti itu justru malah mengantarkan orang semakin rentan terhadap penyakit.
“Kekhawatiran yang melanda orang-orang paro baya menyebabkan hidup menjadi tidak seimbang. Dampaknya stres dan akhirnya penyakit pun mudah menyerang,” ujar Debra.
Satu lagi kesalahan yang umumnya dilakukan warga Evergreen adalah kebiasaan mengeluhkan penyakit. Bahkan, beberapa di antara mereka sampai pada tingkat mendramatisasi penyakit itu.
“Kebiasaan tersebut dilakukan untuk mendapat simpati dari orang di sekitarnya. Padahal, penyakit yang diderita tergolong ringan. Akibatnya, penyakit yang mereka derita malah semakin parah,” lanjut lulusan Energy Healing Edgar Cayce Institute Virginia Beach, AS, itu.
Debra menambahkan, kebiasaan berkeluh kesah tersebut mampu memancing alam bawah sadar untuk bereaksi. “Di dalam tubuh kita terdapat 100.000 miliar sel. Jika kita terus membayangkan diri kita sakit, hasilnya, kita malah tambah sakit,” imbuhnya.
Selalu berpikiran dan membayangkan segala sesuatu dengan positif adalah awal untuk mencapai hidup sehat dan bahagia. Setelah itu, untuk menjaga kesegaran tubuh, relaksasi ala aura and cakra healing bisa diterapkan. Tingkat intensitas relaksasi bagi warga Evergreen disarankan lebih tinggi daripada orang-orang usia bawah 50 tahun.
“Disarankan bagi mereka, melakukan relaksasi sesering mungkin dalam keadaan apa pun. Relaksasi itu hampir sama dengan men-charge energi,” jelas Debra.
Kunci paling penting dalam hidup ialah menikmati apa yang dimiliki dan ikhlas. “Dengan sendirinya, alam semesta akan mengikuti perasaan positif itu,” tuturnya. JawaPos.(ken/ayi)
Posted in Tips Sehat | No Comments »
Tuesday, July 1st, 2008 |
Dalam satu minggu, D. Zawawi Imron pasti punya jadwal keluar kota. Entah dalam rangka mengisi pengajian, orasi budaya, atau dosen tamu. Kota yang dituju pun berbagai macam. Mulai Jogjakarta, Gorontalo, hingga Aceh.
Meski memiliki tekanan darah tinggi, pria yang saat ini tinggal di Batangbatang, Sumenep, Madura, itu mengaku tak pernah terganggu dengan kondisi tersebut. ”Tekanan darah saya 170. Orang bilang, tekanan sebesar itu tidak terlalu tinggi. Bagi saya, itu sudah tinggi,” ujarnya.
Untuk menyiasati, Zawawi selalu menyempatkan diri untuk mengonsumsi mentimun dan bawang putih. Kalau sedang ada di rumah, satu mentimun ukuran kecil langsung tandas. Takarannya sehari satu kali.
”Kalau pas di restoran gitu, saya minta beberapa irisan timun,” katanya. ”Untuk bawang putih, saya minum biji ekstraknya satu biji tiap hari,” imbuh dia.
Selain makanan, rahasia sehat Zawawi ialah jalan-jalan. Di mana pun berada, Zawawi menyempatkan diri untuk jalan-jalan pagi. Saat menginap di Surabaya, misalnya, dia berjalan-jalan hingga ke Pasar Wonokromo. Dari penginapannya paling tidak jaraknya tiga kilometer. ”Berangkat jalan, pulangnya juga jalan,” terangnya.
Yang paling penting, lanjut Zawawi, guna menjaga kebugarannya, dia selalu menyediakan waktu untuk tidur siang. Biasanya, dia tidur siang sesaat setelah salat Duhur. ”Sepuluh menit saja cukup. Setelah itu, badan jadi terasa segar,” tuturnya. (aga/ayi)
Posted in Tips Sehat | No Comments »